free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Awas Jangan Buang Sampah Sembarangan di Toilet Pesawat! Ini Bahayanya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

08 - Mar - 2026, 19:15

Placeholder
Potret toilet di dalam pesawat. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Banyak hal teknis dalam dunia penerbangan yang sering membuat penumpang penasaran. Mulai dari keamanan Wi-Fi di pesawat, alasan lampu kabin diredupkan saat lepas landas, hingga bagaimana sebenarnya cara kerja toilet di dalam pesawat.

Salah satu yang paling sering menimbulkan pertanyaan adalah apa yang terjadi saat tombol siram toilet pesawat ditekan.

Baca Juga : 7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Senjata Strategis di Tengah Memanasnya Konflik Iran, AS-Israel

Mengutip laporan Travel+Leisure, Minggu (8/3/2026) seorang pilot dari maskapai Aviamonde, Duke Armitage, menjelaskan bahwa sistem toilet pesawat berbeda jauh dengan toilet rumah tangga.

Jika toilet biasa menggunakan air dalam jumlah cukup banyak untuk menyiram, toilet pesawat justru mengandalkan teknologi vakum atau sedotan udara bertekanan tinggi.

Armitage menjelaskan, saat tombol siram ditekan, sistem vakum akan langsung menyedot limbah bersama cairan pembersih berwarna biru melalui pipa menuju tangki penampungan khusus.

Tangki tersebut berada di bagian bawah pesawat, tepatnya di area kargo. Proses penyedotan berlangsung sangat cepat sehingga menimbulkan suara khas “whoosh” yang sering terdengar cukup keras oleh penumpang.

“Mekanisme vakum menyedot limbah dan cairan pembersih berwarna biru ke dalam tangki penampung limbah melalui serangkaian pipa. Penggunaan air akan membuat bobot pesawat semakin berat dan membuatnya membutuhkan bahan bakar lebih banyak,” jelas Armitage.

Untuk diketahui, teknologi vakum dipilih untuk menjaga efisiensi berat pesawat. Jika sistem toilet menggunakan air dalam jumlah besar seperti di rumah, bobot pesawat akan bertambah signifikan sehingga konsumsi bahan bakar juga meningkat.

Setelah limbah masuk ke dalam tangki, isinya tidak langsung dibuang selama penerbangan. Limbah tersebut akan disimpan hingga pesawat mendarat.
Setibanya di bandara, petugas darat akan menggunakan truk khusus untuk menyedot isi tangki sebelum pesawat kembali dioperasikan.

Selain efisien, sistem vakum juga membantu mengurangi bau di dalam kabin. Menurut data dari Flightradar24, limbah yang langsung tersedot ke tangki tertutup membuat bau tidak menyebar ke ruang kabin.

Itulah sebabnya toilet pesawat relatif tetap nyaman digunakan, bahkan dalam penerbangan jarak jauh.

Baca Juga : 136 Koperasi Desa Merah Putih di Situbondo Belum Beroperasi, Berikut Kendalanya

Meski sistemnya aman, masalah tetap bisa terjadi jika toilet tidak digunakan dengan benar. Gangguan yang paling sering terjadi adalah penyumbatan pipa.

Biasanya penyumbatan terjadi karena penumpang membuang benda yang tidak semestinya ke dalam toilet, seperti popok, tisu basah, hingga kaleng minuman.

Padahal, pipa toilet pesawat memiliki ukuran kecil dan hanya dirancang untuk limbah manusia serta tisu toilet khusus yang tersedia di kabin.

Jika penyumbatan terjadi, teknisi harus membongkar sistem pipa untuk menemukan sumber masalah. Proses ini bisa memakan waktu cukup lama.

Dalam beberapa kasus, jika jumlah toilet yang berfungsi tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan, penerbangan bahkan bisa ditunda sampai perbaikan selesai dilakukan.

Karena itu, penumpang disarankan menggunakan toilet pesawat dengan bijak dan tidak membuang sampah sembarangan. Sistemnya memang canggih dan efisien, tetapi tetap membutuhkan kedisiplinan penumpang agar perjalanan udara tetap aman dan nyaman. 


Topik

Peristiwa Awas di pesawat wifi pesawat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya