free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Viral Puding Berbelatung di Program MBG, Pemkot Malang Siapkan Evaluasi dan Sanksi

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

04 - Mar - 2026, 13:23

Placeholder
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Temuan belatung dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lowokwaru, Kota Malang, langsung mendapat respons. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memastikan kasus tersebut telah ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG yang diketuai Sekda.

“Kalau saya lihat dari laporan ini kan mereka sudah minta maaf, sudah menarik (produknya),” ujar Wahyu menanggapi temuan puding stroberi berbelatung yang sebelumnya dilaporkan sejumlah sekolah.

Baca Juga : Belajar dari Mudik 2025, Diana Sasa DPRD Jatim Desak Perbaikan Jalan Lebih Awal

Ia menegaskan, Satgas akan memanggil kepala SPPG untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP), sanksi tegas akan diberikan.

"Kalau memang masih seperti itu ada sanksi-sanksi yang harus kita berikan kepada SPPG yang tidak mengikuti SOP yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Menurut Wahyu, pihak yang paling bertanggung jawab atas kejadian tersebut adalah kepala SPPG. Meski demikian, Pemkot Malang selama ini telah melakukan pengawasan melalui koordinasi intensif.

Termasuk dalam grup khusus yang melibatkan Satgas, Dinas Kesehatan, serta Dinas Ketahanan Pangan. Setiap persoalan yang muncul, kata dia, selalu dibahas bersama untuk langkah antisipasi.

“Sampai saat ini nanti kita akan melaporkan pada BGN (Badan Gizi Nasional) dan nanti akan memberikan sanksi,” tambahnya.

Sebelumnya, program MBG menjadi sorotan setelah siswa di sedikitnya lima sekolah menemukan belatung hidup dalam puding stroberi yang dibagikan Selasa (3/3/2026). Dari total 2.319 paket yang dikirim ke 12 sekolah oleh SPPG Tulusrejo 2, menu tersebut dinilai tidak layak konsumsi.

Kepala SPPG Tulusrejo 2, Julfa Hannan, mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan bahan baku. Ia pun bersedia bertanggung jawab dan mengaku akan melakukan evaluasi untuk kedepannya.

Baca Juga : Kue Ladu Khas Batu Laris Manis Selama Ramadan, Faktor Cuaca Hambat Proses Produksi

“Sebagai pelayan publik, pasti ada kesalahan. Ini akan menjadi evaluasi agar ke depan lebih teliti,” ujarnya.

Pihaknya meminta puding tidak dikonsumsi dan berjanji mengganti menu tersebut pada distribusi berikutnya. Temuan tersebut tentu sangat disayangkan oleh wali murid. 

Seorang wali murid mengaku kecewa. Ia berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

“Di puding stroberinya ada belatungnya, masih gerak-gerak. Kalau menunya kayak gini-gini, mending stop saja, kasian anak-anak kalau sampai ada apa-apa," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Kota Malang Wahyu Hidayat menu MBG puding berbelatung sppg tulusrejo 2



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan