free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Korban Ledakan Petasan di Situbondo Bertambah Jadi Dua Orang, Remaja 15 Tahun Meninggal Usai Dirawat

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Feb - 2026, 10:28

Placeholder
Suasana duka menyelimuti kediaman korban kedua ledakan petasan di Situbondo, Kamis (26/2/2026) malam. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, kembali bertambah. Setelah sebelumnya satu orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian, satu korban lainnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban meninggal terbaru adalah Abdurrahman, seorang remaja berusia 15 Tahun yang sebelumnya mengalami luka bakar parah hampir 90 persen di seluruh tubuhnya. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soebandi Jember sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat.

Baca Juga : Pembahasan Rakor MBG Ramadan Diduga Tak Layak: Temuan Kedaluwarsa hingga Buah Mentah

Sebelumnya, satu korban meninggal dunia lainnya bernama Supriyadi (50). Ia tewas di lokasi kejadian akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah yang roboh setelah ledakan terjadi. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga Dusun Mimbo dan sekitarnya.

"Benar, satu korban yang di rawat di RSUD dr Soebandi Jember meninggal usai dirawat intensif karena mengalami luka bakar hampir 90 persen," ujar Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).

Dengan bertambahnya korban tersebut, total korban meninggal dunia dalam insiden ledakan petasan ini menjadi dua orang. Sementara itu, sejumlah korban lainnya masih menjalani pemulihan akibat luka bakar dan trauma yang dialami pascakejadian.

Peristiwa ledakan petasan ini terjadi di sebuah rumah warga yang diduga menjadi lokasi peracikan atau penyimpanan bahan petasan. Ledakan berlangsung sangat kuat hingga merobohkan bangunan rumah dan merusak beberapa rumah di sekitarnya.

Selain dua korban meninggal dunia, lima orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar dan patah tulang akibat ledakan petasan tersebut. Mereka masing-masing adalah Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), serta Kulsum (60) selaku pemilik rumah tempat ledakan terjadi.

Kelima korban selamat tersebut saat ini menjalani perawatan lanjutan secara rawat jalan di RSUD Asembagus Situbondo setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik. Meski demikian, trauma psikologis masih dirasakan oleh para korban pascakejadian.

Pihak kepolisian dari Polres Situbondo memastikan penyelidikan kasus ledakan petasan tersebut masih terus berjalan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti terjadinya ledakan.

Baca Juga : DPRD Situbondo Bersih-Bersih Regulasi, Puluhan Perda Usang Dicabut Demi Kepastian Hukum

"Kami masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian," jelas AKBP Bayu.

Petugas kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari sisa bahan petasan, peralatan peracikan, hingga puing bangunan yang terdampak ledakan. Barang bukti tersebut akan digunakan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Situbondo menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas apabila ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. "Penanganan kami lakukan secara profesional karena kejadian ini menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar bagi masyarakat," tegasnya.

Insiden ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Dusun Mimbo. Selain kehilangan anggota keluarga, sejumlah warga juga mengalami kerugian materi akibat rumah mereka mengalami kerusakan. Pemerintah daerah bersama aparat setempat mulai melakukan pendataan dan penyaluran bantuan darurat.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan bahaya aktivitas pembuatan dan penyimpanan petasan di lingkungan permukiman. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


Topik

Peristiwa situbondo ledakan petasan korban meninggal



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa