JATIMTIMES - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberangkatkan Lomba Baris Berbaris (LBB) tingkat SMA. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyelipkan dua pesan krusial bagi para peserta.
Dua pesan yang dimaksud adalah terkait bullying dan pergaulan bebas. Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito), menjelaskan pihaknya masih mendengar adanya kasus bullying dan pergaulan bebas pada anak-anak usia SMA.
Baca Juga : Wali Kota Eri Ajak Mahasiswa Baru ITS Tetap Kritis di Tengah Euforia AI
Orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini lebih jauh menjelaskan pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk penanganan dan pencegahan bullying di wilayahnya. Hal ini dilakukan karena tingkat SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi.
"Saya akan menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kalau ada bullying saya minta (pelakunya) untuk di-Drop Out," terangnya usai memberangkatkan LBB di Lapangan Depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, (11/8/2026).
Kemudian selain bullying pihaknya juga menyoroti pergaulan bebas. Mas Dhito menuturkan, salah satu indikator masih adanya pergaulan bebas adalah meningkatnya angka dispensasi pernikahan dini di Kabupaten Kediri.
Untuk itu, bupati berusia 34 tahun tersebut mengingatkan agar para peserta LBB ini menghindari dua perilaku tersebut karena menurut Mas Dhito masa depan Bumi Panjalu berada di tangan para pemuda.
"Nasib Kabupaten ini ada di tangan panjenengan semua," kata Mas Dhito kepada para peserta LBB saat memberikan sambutan.
Baca Juga : Karya Mas Dorong Pembangunan dari Kelurahan, Wali Kota Blitar Perketat Pencegahan Korupsi
Adapun kegiatan LBB ini digelar rutin setiap tahun dengan jumlah pleton yang bervariatif dari jenjang SD hingga SMA. Untuk tahun ini, LBB tingkat SD diikuti sebanyak 52 pleton, sedangkan untuk SMP dan SMA masing-masing 120 dan 172 pleton.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muksin menyebutkan, untuk jumlah regu atau pleton tahun ini mengalami peningkatan sehingga gelaran ini dinilai lebih meriah. Diprediksi untuk tingkat SMA ini akan selesai pada sore hingga jelang petang.
"SMA ada peningkatan, tahun kemarin 110 regu tahun ini sekitar 120 regu,” katanya.(adv)
