JATIMTIMES - Capaian prestasi siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang dalam tiga bulan pertama tahun ini menjadi sorotan sekaligus bukti konsistensi pembinaan pendidikan berbasis potensi. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan dasar, madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ini menunjukkan bahwa ruang-ruang pengembangan nonakademik mampu berjalan seiring dengan penguatan akademik.
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari sistem pelaporan dan pembinaan yang terstruktur. Ia menjelaskan bahwa madrasah secara rutin mengikuti program pelaporan berkala yang menjadi bagian dari kebijakan kementerian.
Baca Juga : DPRD Kabupaten Blitar Kenalkan Tugas Legislatif kepada Siswa SDN Banggle 02 Lewat Outing Class
“Yang terkait prestasi untuk capaian per bulan ini, tanggal ini. Iya. Sesuai dengan hasil laporan kami dengan tambahan kemarin. Ya, dengan tambahan kemarin. Eh, kami setiap 3 bulan sekali ada namanya Slap Bali. Eh, ini adalah program dari Kemenag bahwa kami memberikan laporan per 3 bulan sekali,” ujarnya, Jumat, (24/4/2026).
Dalam laporan triwulan tersebut, capaian prestasi siswa sejak Januari hingga Maret tercatat cukup signifikan. Tidak kurang dari 30 prestasi diraih di tingkat nasional, sementara jika diakumulasi dari tingkat provinsi, Malang Raya, hingga kota, totalnya mencapai sekitar 280 prestasi. Angka ini menunjukkan intensitas partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi sekaligus keberhasilan strategi pembinaan yang diterapkan madrasah.
Nanang menegaskan bahwa capaian tersebut tidak datang secara instan, melainkan merupakan hasil dari penguatan kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang secara sistematis. Berbagai bidang seperti olahraga, seni, keagamaan, hingga sains menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat sejak dini. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin, dan kepercayaan diri siswa.
“Prestasi anak-anak mulai Januari, Februari, Maret secara nasional ada kurang lebih sekitar 30 prestasi. Provinsi, Malang Raya, dan kota, total semuanya ada 280 prestasi. Iya. Ini eh tersupport dari banyak beberapa event yang ini adalah pembinaan dari kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.
Capaian ini juga memperkuat posisi MIN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah yang aktif mendorong siswa untuk berkompetisi secara sehat. Dalam beberapa tahun terakhir, madrasah ini memang dikenal konsisten mengirimkan delegasi ke berbagai ajang lomba, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, lembaga pendidikan, maupun komunitas.
Selain itu, dukungan dari guru pembina dan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi. Pola pembinaan yang kolaboratif dinilai mampu menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pencapaian personal siswa.
Baca Juga : Pendaftaran Duta SMA 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar dan Jadwal Lengkapnya
Ke depan, pihak madrasah berharap jalur prestasi ini dapat menjadi salah satu pintu bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke sekolah menengah favorit. Harapan tersebut sejalan dengan upaya memperluas akses dan peluang bagi lulusan madrasah agar mampu bersaing secara lebih luas.
“Nah, ke depannya kami ingin juga anak-anak melalui jalur prestasi ini bisa bersaing di SMA negeri dan sekolah-sekolah yang lain,” tambah Nanang.
Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, capaian MIN 2 Kota Malang ini menjadi gambaran bahwa investasi pada pembinaan sejak jenjang dasar dapat memberikan dampak nyata. Prestasi bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang bagaimana lembaga pendidikan membangun fondasi kepercayaan diri dan daya saing generasi muda.
