Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Transformasi Digital Bapenda Kota Malang Kian Masif, Layanan Pajak Makin Mudah dan Transparan

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

21 - Apr - 2026, 18:29

Placeholder
Kepala Bapenda Kota Malang Dr Handi Priyanto AP SSos MSi (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendorong modernisasi layanan publik terus diperkuat melalui langkah strategis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang. Transformasi digital dalam pengelolaan pajak daerah kini kian masif. Berbagai inovasi pelayanan berbasis teknologi dihadirkan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Kepala Bapenda Kota Malang, Dr Handi Priyanto AP SSos MSi menegaskan bahwa inovasi digital menjadi tulang punggung dalam pembenahan sistem perpajakan daerah. Langkah ini tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja aparatur.

Baca Juga : Baznas  Banyuwangi Perkuat Kolaborasi dan Ajak Lembaga Amil Zakat Sejahterakan Umat

"Menjawab tantangan di era digital, tentu kami terus bertransformasi lewat inovasi digital. Kami mengembangkan berbagai aplikasi untuk mendorong pelayanan pajak daerah agar lebih tertata dan efisien. Inovasi-inovasi ini membantu petugas pajak bekerja lebih cepat dan transparan, serta memudahkan para wajib pajak," ucap Handi.

Salah satu inovasi unggulan adalah aplikasi PERSADA atau Aplikasi Online Restoran dan Subjek Pajak Daerah Lainnya. Sistem ini memungkinkan monitoring transaksi wajib pajak secara real-time selama 24 jam. Kehadirannya mampu menjawab keterbatasan sistem sebelumnya sekaligus meminimalisasi potensi kesalahan dalam pelaporan pajak.

Penguatan sistem juga dilakukan melalui aplikasi VeSOP yang membantu verifikasi subjek dan objek pajak secara lebih cepat dan akurat. Melalui aplikasi ini, petugas dapat memantau data penerimaan pajak dengan lebih rinci. Riwayat pembayaran wajib pajak pun dapat ditelusuri secara sistematis.

Handi mengungkapkan bahwa inovasi tersebut tidak hanya berdampak di tingkat lokal. Namun juga mendapat pengakuan dari berbagai daerah di Indonesia. 

"Aplikasi PERSADA dan VeSOP ini pelopor dan terbukti efektif mendukung pelayanan pajak daerah. Inovasi Bapenda Kota Malang ini, bahkan telah direplikasi di berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Lombok Barat, Kota Pekanbaru, Kota Kendari, Kota Cirebon, hingga Kota Jambi," ujarnya.

Integrasi layanan perpajakan semakin diperkuat melalui kehadiran aplikasi SIAPGRAK!. Platform ini menjadi solusi terpadu dalam pengelolaan administrasi perpajakan. Seluruh proses kini dapat dilakukan dalam satu sistem yang saling terhubung.

"Jika sebelumnya wajib pajak harus mengurus administrasi secara manual dan terpisah-pisah, kini seluruh proses dapat dilakukan dalam satu aplikasi SIAPGRAK! Mulai pendataan, penetapan, pembayaran, hingga pelaporan dapat dilakukan secara terintegrasi dan real-time. Aplikasi ini dapat menghubungkan wajib pajak, perbankan, Bapenda, dan instansi terkait secara otomatis," beber Handi.

SIAPGRAK! dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan pengguna. Mulai dari Billing Center untuk penerbitan SKRD dan SSRD hingga fitur pajak daerah Lainnya yang mencakup layanan pendaftaran, pelaporan, penetapan, dan pembayaran.

Baca Juga : Jawab Sorotan Dewan, Pemprov Jatim Pacu Sertifikasi Aset dan Genjot Kinerja BUMD

Selain itu, Bapenda Kota Malang menghadirkan inovasi Ghosting Resto sebagai langkah strategis menjangkau pelaku usaha kuliner berbasis online. Inovasi ini memastikan potensi pajak dari sektor digital dapat terdata dengan optimal. 

Pengawasan sektor hiburan juga diperkuat melalui aplikasi Perforasi Digital. Setiap tiket kini tercatat secara online sehingga lebih transparan dan akuntabel.

Sebagai bagian dari pendekatan persuasif, Bapenda Kota Malang juga rutin menggelar program Gebyar Sadar Pajak. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi. Tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak.

"Kami rutin menggelar program ini. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban perpajakan, mengedukasi sistem perpajakan. Sekaligus sebagai reward atau apresiasi Pemkot Malang kepada masyarakat atas ketaatan dalam membayar pajak," ujar Handi.

Berbagai inovasi tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah. Sistem yang semakin terintegrasi membuat pengawasan lebih optimal. Kepatuhan wajib pajak pun terus meningkat seiring kemudahan layanan yang diberikan.

"Melalui sistem yang semakin terintegrasi dan pengawasan yang lebih optimal, penerimaan pajak daerah terus menunjukkan tren peningkatan sebagai hasil dari transformasi inovasi yang terus kami kembangkan,” pungkas Handi.


Topik

Pemerintahan Bapenda Kota Malang pajak daerah Kota Malang transformasi digital inovasi perpajakan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy