free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Dari Gaza ke Malang, Syekh Said Alramawi Ceritakan Kekuatan Alquran di Tengah Peperangan

Penulis : Irsya Richa - Editor : A Yahya

09 - Mar - 2026, 19:47

Placeholder
Imam Masjid Al Qaqa, Gaza, Palestina, Syekh Said Alramawi pada tabligh akbar Festival Ramadan di Ponpes Tahfidz Albina Global, Kecamatan Karangploso, Senin (9/3/2026). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kisah keteguhan masyarakat Gaza di tengah konflik berkepanjangan menjadi pesan utama yang disampaikan langsung Imam Masjid Al Aqsa, Gaza, Palestina, Syekh Said Alramawi pada tabligh akbar Festival Ramadan di Ponpes Tahfidz Albina Global, Kecamatan Karangploso, Senin (9/3/2026).

Di hadapan ratusan santri dan jamaah, Syekh Said menggambarkan bagaimana masyarakat di Gaza tetap menjaga iman dan kedekatan dengan Alquran meski hidup dalam bayang-bayang peperangan dan penderitaan. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi kunci utama yang membuat warga Gaza tetap sabar dan tegar.

Baca Juga : Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Cepat di Sejumlah Wilayah, Ini Daftarnya

“Yang membuat saudara-saudara kita di Gaza begitu sabar terhadap penderitaan adalah karena kuatnya mereka memegang agama Islam dan berpegang pada Alquran,” ungkap Syekh Said dalam tausiyahnya.

Ia menjelaskan, dalam kondisi yang penuh keterbatasan, masyarakat Gaza tetap berusaha menjaga hubungan dengan Al-Qur’an. Bahkan di tengah suara ledakan dan ancaman konflik, banyak warga yang tetap membaca serta menghafalkan kitab suci tersebut.

Syekh Said mengingatkan pesan Rasulullah SAW bahwa umat Islam tidak akan tersesat selama berpegang teguh pada dua pedoman utama, yakni Alquran dan sunnah Nabi Muhammad SAW.

“Aku tinggalkan kepada kalian dua hal. Jika kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan pernah tersesat, yaitu Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW,” katanya.

Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an tidak hanya menjadi sumber ketenangan batin, tetapi juga menjadi kekuatan yang menjaga keteguhan iman masyarakat Gaza dalam menghadapi berbagai ujian hidup. “Setiap kali kita semakin dekat dengan Al-Qur’an, kita akan semakin dekat dengan jalan yang benar,” imbuh Syekh Said.

Ia juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk tidak melupakan saudara-saudara mereka di Gaza yang hingga kini masih menghadapi berbagai penderitaan akibat konflik berkepanjangan. Baginya, solidaritas umat menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama muslim yang sedang mengalami kesulitan.

“Penduduk Gaza adalah saudara-saudara kita. Mereka adalah keluarga kita sesama muslim. Jangan sampai kita melupakan mereka ketika mereka sedang dalam keadaan menderita,” tambahnya.

Syekh Said juga mengingatkan masyarakat Indonesia untuk banyak bersyukur atas kondisi yang relatif aman sehingga dapat beribadah dan menuntut ilmu tanpa gangguan konflik.

“Saudara-saudara kami di Indonesia perlu banyak bersyukur kepada Allah SWT karena bisa datang ke masjid dengan aman dan kembali ke rumah dengan aman,” katanya.

Baca Juga : Israel Siapkan Rencana Kejutan untuk Iran, Netanyahu: Perang Akan Terus Berlanjut

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tahfidz Albina Global, Nikmatul Hikmah, menjelaskan bahwa kegiatan tabligh akbar ini sengaja digelar untuk memberikan motivasi langsung kepada para santri tahfidz. Apalagi, Syekh Said Alramawi dikenal sebagai hafidz yang tetap menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah situasi konflik di Palestina.

“Karena ini tabligh akbar, otomatis santri-santri kami diajak untuk mengikuti kajian dari Sheikh Palestina. Beliau seorang hafidz, sementara pesantren kami adalah pesantren tahfidz,” ucap Nikmatul Hikmah

“Jadi santri bisa mengambil contoh dari beliau, baik dari bacaan Al-Qur’annya maupun perjuangannya sebagai seorang hafidz di tengah kondisi negaranya,” tambah Nikmatul Hikmah.

Menurutnya, kisah perjuangan para penghafal Al-Qur’an di Palestina menjadi pengingat bagi para santri agar lebih bersyukur sekaligus semakin semangat dalam menuntut ilmu. Di tengah situasi perang yang tidak menentu, banyak warga Palestina tetap berusaha menjaga hafalan Al-Qur’an.

“Orang-orang Palestina itu berjuang untuk kemerdekaan mereka. Di sana banyak perang, tetapi di tengah peperangan seperti itu mereka masih berjuang untuk menghafalkan Al-Qur’an. Ini yang kami harapkan bisa memotivasi para santri tahfidz di sini agar lebih semangat mengaji dan menghafal,” terangnya.

Tabligh akbar tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Ramadan digelar bersama Bank Indonesia di Ponpes Tahfidz Albina Global. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina sekaligus memotivasi para santri untuk semakin mencintai dan menghafalkan Al-Qur’an.


Topik

Peristiwa gaza said alramawi Ponpes Tahfidz Albina Global nikmatul hikmah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

A Yahya