free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Kota Malang: Ribuan Pelanggaran, Didominasi Pengendara Tak Pakai Helm

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

18 - Feb - 2026, 11:19

Placeholder
Salah seorang pengendara mendapatkan teguran dari petugas kepolisian saat berkendara tidak mengenakan helm di Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Satlantas Polresta Malang Kota mencatat ribuan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 pada 2–15 Februari. Pengendara tidak menggunakan helm mencapai 50 persen dari jumlah pelanggaran.

Selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung 14 hari, Satlantas Polresta Malang Kota mencatat jumlah pelanggaran mencapai 3.394. Dari total pelanggaran tersebut, sebagian besar ditindak melalui pendekatan persuasif berupa 3.244 teguran simpatik.

Baca Juga : Cuti Bersama Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Jadwal Lengkapnya

“Sementara 150 pelanggaran terekam melalui electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile. Kepolisian tidak melakukan tilang manual maupun penindakan melalui ETLE statis selama operasi berlangsung,” kata Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo.

Ia menambahkan dari jumlah pelanggaran tersebut, penggunaan helm masih menjadi perhatian serius dalam operasi tahun ini. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pengendara yang mengabaikan aspek keselamatan dasar saat berkendara.

“Dari hasil Operasi Keselamatan Semeru 2026, kami mencatat total 3.394 pelanggaran, yang mendominasi pelanggaran tidak menggunakan helm. Ada 50 persen atau 1.697 pengendara,” imbuh Rio.

“Ini menjadi perhatian kami karena helm merupakan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor,” tambah Rio, Rabu (18/2/2026).

Menurut dia, masih rendahnya kepatuhan penggunaan helm menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas. Upaya sosialisasi kepada pengendara terus dilakukan.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar penggunaan helm ini menjadi kebiasaan, bukan hanya karena ada operasi, tetapi karena kesadaran akan pentingnya keselamatan diri sendiri,” ujarnya.

Rio menjelaskan, selama operasi berlangsung, pihaknya lebih mengedepankan langkah preventif dan edukatif melalui teguran langsung di lapangan. Teguran simpatik menjadi yang paling dominan, yaitu 3.244 pelanggaran.

“Kami ingin masyarakat memahami kesalahannya dan ke depan bisa lebih tertib tanpa harus selalu ditindak dengan tilang,” ungkap Rio.

Baca Juga : Awal Ramadan Dianjurkan Baca Surat Al-Fath, Ini Alasannya

Selain itu, penggunaan sistem tilang elektronik melalui ETLE mobile juga tetap dimaksimalkan sebagai bagian dari penegakan hukum berbasis teknologi.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pelanggaran tahun ini mengalami penurunan signifikan. Pada Operasi Keselamatan Semeru 2025, tercatat selama 12 hari terdapat 11.098 pelanggaran, terdiri dari 276 pelanggaran ETLE mobile dan 10.822 teguran simpatik.

Penurunan ini, lanjut Rio, menjadi indikasi mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat meski masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam penggunaan helm.

“Harapan kami, masyarakat semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Karena tujuan utama operasi ini adalah melindungi masyarakat dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas,” kata Rio.

Untuk diketahui dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 ada 10 jenis pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran penindakan dan pengawasan. Yakni, pengendara roda dua tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, menerobos lampu lalu lintas, hingga pengendara di bawah umur.

Lalu pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, hingga mengemudi dalam pengaruh alkohol.


Topik

Peristiwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polresta Malang Kota pelanggaran lalu lintas



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy