free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan Meninggal di Atap Rumah

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

05 - Feb - 2026, 19:28

Placeholder
Petugas saat mengevakuasi korban di atas atap rumah di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (5/2/2026). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Seorang pekerja bangunan berinisial YC (60), warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, ditemukan tak bernyawa di atas atap rumah di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (5/2/2026). Korban sebelumnya memperbaiki talang air. Korban diduga tersengat arus listrik saat bekerja.

Peristiwa tersebut pertama  diketahui oleh pemilik rumah Heri Santoso Kurniawan (70), yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas. Berdasarkan keterangan saksi, korban datang sekitar pukul 11.30 WIB untuk menawarkan jasa perbaikan bangunan.

Baca Juga : Aksi Humanis Polres Gresik di Operasi Keselamatan Semeru

Setelah berbincang, korban diminta memperbaiki talang air yang mengalami kebocoran di bagian lantai dua rumah. Korban kemudian naik ke bagian atap dan mulai melakukan pekerjaan perbaikan.

Namun, hingga sekitar pukul 14.00 WIB, korban tidak kunjung turun. Hal ini menimbulkan kecurigaan pemilik rumah. Merasa curiga, pemilik rumah memeriksa ke lantai dua dan mendapati korban sudah dalam kondisi terlentang di atas genteng serta tidak menunjukkan respons.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban awalnya datang menawarkan jasa perbaikan talang air. Setelah beberapa jam bekerja, korban tidak turun dan saat dicek sudah dalam kondisi terlentang serta tidak bergerak. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Lukman.

Dugaan sementara, lanjut Lukman, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat melakukan perbaikan atap.

Laporan terkait kejadian tersebut juga diterima UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang. Informasi awal terdapat korban meninggal dunia di atas genteng rumah di wilayah Oro-Oro Dowo.

Mendapati informasi tersebut Kepala UPT Damkar Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengerahkan tim rescue sesuai dengan laporan. Petugas berangkat menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit kendaraan rescue dan lima personel. “Petugas tiba di lokasi langsung melakukan proses evakuasi,” jelas Pandu.

Baca Juga : Siapa Jeffrey Epstein? Ini Profil, Kasus, dan Kontroversi Besar di Baliknya

Penyelamatan menggunakan tandu roll serta perlengkapan rescue untuk mengevakuasi korban dari atas atap rumah. Evakuasi berlangsung cukup hati-hati mengingat posisi korban berada di ketinggian dan kondisi atap yang berisiko.

Setelah melalui penanganan selama 37 menit, korban akhirnya berhasil dievakuasi. “Penanganan dilakukan bersama unsur gabungan agar proses evakuasi berjalan aman dan cepat,” imbuh Pandu.

Berdasarkan informasi sementara, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat memperbaiki talang air. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Setelah  evakuasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di wilayah Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.


Topik

Peristiwa Pekerja meninggal tersengat listrik Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy