Penemuan mayat menghebohkan warga di sekitar Gua Tritis Gunung Budheg Dusun Kendit Desa Tanggung Campurdarat Tulungagung. Mayat yang ditemukan oleh pencari rumput itu dalam kondisi mengenaskan karena sudah tidak utuh dan tulang belulang berada di beberapa tempat.
"Saat ditemukan kondisinya memang berantakan, tulang belulang sudah terpisah bahkan kepalanya tidak ada," kata Kamdi pencari rumput yang turut menemukan mayat.
Polisi yang mendapatkan informasi langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi. Dipimpin langsung Wakapolsek Campurdarat Iptu Mat Suhar, polisi mengumpulkan tulang belulang yang berada di timur Gua Tritis dengan tempat yang cukup curam bersama tim identifikasi Polres Tulungagung.
"Sudah kita evakuasi dan kita kirim ke RSUD, kita akan pastikan dulu siapa mayat yang kita temukan itu," kata Mat Suhar.
Informasi yang dihimpun sementara, mayat teridentifikasi bernama Saparianto (50) biasa dipanggil Bero dengan alamat Dusun Blimbing Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu.
"Meninggalkan rumah sekitar satu bulan, pamit bertapa (semedi) dan diantarkan istrinya. Sedikit janggal kejiwaanya, namun kita pastikan dulu ke rumah sakit apakah benar yang ditemukan merupakan mayat yang bersangkutan atau bukan," jelasnya.
Sementara di TKP, istri korban tak berhenti menangis begitu jenazah diturunkan dari lokasi ditemukan. Tim identifikasi bersama tim medis langsung membawa jenazah ke Rumah Sakit Dr Iskak Tulungagung.
