Bunda! Yuk Kenali Kondisi Kejang Demam pada Anak | Jombang TIMES

Bunda! Yuk Kenali Kondisi Kejang Demam pada Anak

Apr 30, 2021 12:48
dr Kienan Agni Dewanty – Dokter Internship
dr Kienan Agni Dewanty – Dokter Internship

JOMBANGTIMES - Pernahkah anda mendapati anak anda mengalami kejang saat demam tinggi? Tentu ada beberapa dari kita pernah mendapati anak mengalami kondisi tersebut. Kejang demam pada anak merupakan salah satu kondisi yang paling ditakuti orang tua. Lalu bagaimana sebaiknya kita sebagai orang tua menghadapi kondisi tersebut?

Kejang pada anak merupakan kejadian abnormal dari aktivitas listrik pada permukaan otak (cortex cerebri). Di mana serangan yang terjadi memiliki durasi yang bervariasi setiap orangnya.

Baca Juga : Malam Nuzulul Qur'an, Jadi Momen Dinsos Surabaya Motivasi Anak Panti Asuhan

Penyebabnya bisa dari infeksi oleh virus atau bakteri yang ditandai dengan demam tinggi, kelainan susunan saraf pusat dan juga bisa gangguan elektrolit tubuh contohnya pada kondisi diare.  Apa saja yang dapat mempengaruhi kejang demam?

Ada beberapa hal seperti faktor genetik dimana keluarga memiliki riwayat kejang sebelumnya maupun riwayat epilepsi. Hal ini meningkatkan risiko berulangnya kejang demam pada anak dan kejang demam yang terjadi pada anak berusia kurang dari 18 bulan.

Hal-hal tersebut meningkatkan risiko kejadian kejang demam pada anak. Lalu, bagaimana kita bisa mengenali kejang demam pada anak?

Sebagian besar kejang demam merupakan kejang umum dengan suhu badan >37,5 derajat celcius. Bentuk kejang umum yang sering dijumpai yaitu tangan dan kaki terasa kaku yang terkadang diikuti dengan kelojotan, mata melotot atau terkadang berkedip, serta saat anak kejang tidak sadar dan tidak respon terhadap panggilan atau perintah sekitar.

Setelah itu, kejang anak akan kembali sadar.  Namun setiap anak dengan kejang demam memiliki suhu ambang kejang yang berbeda. Ada kejang pada suhu 38 derajat celcius ada pula yang baru mengalami kejang pada suhu 40 derajat Celcius. Lalu apa yang harus dilakukan bila anak kejang?

Bila melihat anak kejang, usahakan jangan panik terlebih dahulu. Usahakan untuk tetap tenang dan segera memposisikan anak pada tempat yang aman. Selanjutnya, baringkan anak dalam posisi miring. Bisa kanan maupun kiri, untuk mengantisipasi jika anak muntah agar tidak membuat anak tersedak.

Yang perlu diingat jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut anak pada saat kejang maupun memberikan minum karena hal ini akan membuat anak beresiko tersedak. Usahakan untuk tidak menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena hal ini dapat menyebabkan patah pada tulang.

Apabila anak pernah mengalami kejang dan telah mendapatkan obat anti kejang, segera gunakan melalui dubur sesuai petunjuk dokter. Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama segera bawa anak ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Pencegahan pada kejang demam juga perlu diperhatikan. Hal yang pertama tentu dengan usaha untuk menurunkan suhu tubuh apabila anak demam bisa dengan pemberian obat seperti obat paracetamol atau ibuprofen.

Baca Juga : 4 Malaikat Datang Kepadamu Ketika Kamu Sakit, Ini yang Dilakukan!

Yang kedua yaitu pemberian kompres air hangat pada dahi, ketiak, dan lipatan siku hal ini juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Sebaiknya, orang tua juga memiliki thermometer di rumah karena hal ini berguna menentukan apakah anak benar mengalami demam.

Pertanyaan selanjutnya yang kerap dilontarkan orang tua yakni, kapan kita sebagai orang tua perlu khawatir?

Nah, untuk menjawab hal itu. Ada berbagai kondisi dimana sebagai orang tua, wajib untuk memeriksakan kepada dokter agar supaya dilakukan evaluasi lebih lanjut. Kondisi tersebut ialah, bilamana sesudah kejang anak tidak sadar kembali, lebih banyak tidur, atau tidak dapat mengadakan kontak dengan baik serta jika anak kejang tanpa demam.

Bunda! walau tampak menakutkan, kita sebagai orang tua harus siap dalam kondisi tersebut. Kunci utama penanganan kasus anak dengan kejang demam yaitu jangan panik serta segera membawa si buah hati ke fasilitas Kesehatan terdekat.

Sekian kondisi kejang demam pada anak yang harus dikenali. Semoga bermanfaat Bunda!.(*)

Penulis : dr Kienan Agni Dewanty – Dokter Internship.

Topik
kienan agni dewanty demam saat kejang

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya