free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Doraemon Tak Lagi Tayang di TV Nasional, Ini Penyebabnya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

07 - Jan - 2026, 11:41

Placeholder
Poster Doraemon bersama teman-temannya. (Foto:X)

JATIMTIMES - Penayangan anime legendaris Doraemon di televisi nasional resmi berakhir. Setelah lebih dari tiga dekade menemani pemirsa Indonesia, serial animasi favorit keluarga ini tak lagi muncul di layar kaca sejak awal 2026.

Kabar tersebut pertama kali ramai dibicarakan setelah diunggah akun X @IndoPopBase pada 5 Januari 2026. Unggahan itu menyebut Doraemon telah berhenti tayang di televisi nasional setelah 35 tahun mengisi berbagai slot siaran, khususnya di RCTI.

Baca Juga : Keluhkan Solusi Penagih Bank, Debitur di Tulungagung Ungkap Dugaan Kongkalikong

Untuk diketahui, Doraemon sendiri merupakan karya mendiang Fujiko F. Fujio yang pertama kali terbit dalam bentuk manga pada 1969. Popularitasnya kemudian melejit setelah diadaptasi menjadi serial animasi oleh Shin-Ei Animation dan ditayangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski tak lagi hadir di televisi nasional, produksi serial dan film Doraemon hingga kini masih terus berlanjut dan dinikmati secara global. Namun, bagi penonton Indonesia, absennya Doraemon di TV menjadi penanda berakhirnya satu era hiburan akhir pekan yang lekat dengan masa kecil banyak generasi.

Berhentinya penayangan Doraemon memunculkan nostalgia di kalangan warganet. Banyak yang mengenang kebiasaan menanti Minggu pagi demi menyaksikan petualangan Nobita, Shizuka, Giant, Suneo, bersama robot kucing dari masa depan itu.

"Gak akan lupa jadwal hari Minggu:
07:30 - Digimon Indosiar
08:00 - Doraemon, RCTI
08:30 - Dragon Ball, Indosiar
Terima kasih sudah menjadi bagian dari masa kecilku dan menemani tumbuh dewasa," tulis @KampusUpd***. 

"Walaupun kamu ga punya kuping, aku tetep suka dan sayang Doraemon. Terima kasih sudah menemani masa-masa kecilku," @belajarlagi**. 

"AHHHHHHH GAK RELA....
NEMENIN DARI KECIL AMPE SETUA INI UDAH MAU KEPALA 3. KARTUN PALING FAVORIT," @buck****. 

Berdasarkan penelusuran JatimTIMES, sejak akhir Desember 2025, judul Doraemon sudah tidak lagi tercantum dalam daftar program yang akan ditayangkan di RCTI maupun aplikasi RCTI+. 

Padahal, Doraemon memiliki sejarah panjang di televisi Indonesia. Anime ini sempat tayang di TVRI pada 1979 hingga 1989, sebelum akhirnya menjadi ikon RCTI sejak Desember 1990.

Baca Juga : 7.562 Gempa Terjadi di Jatim pada 2025, BMKG Imbau Masyarakat Kabupaten Malang Tetap Waspada

Absennya Doraemon dari layar kaca pun menuai beragam sorotan dari publik, mengingat posisinya sebagai tontonan keluarga yang hampir selalu hadir di akhir pekan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak stasiun televisi terkait penghentian penayangan Doraemon. Namun, muncul sejumlah dugaan penyebab mengapa anime tersebut tak tayang.

Pertama, adanya perubahan strategi program. Stasiun televisi diduga melakukan evaluasi rating dan memprioritaskan tayangan lain yang dinilai lebih relevan dengan karakter audiens saat ini.

Kedua, pergeseran pola konsumsi penonton, khususnya anak-anak, yang kini lebih banyak mengakses konten animasi melalui platform digital dan layanan streaming dibandingkan televisi konvensional.

Ketiga, faktor hak siar dan lisensi. Dugaan ini menguat setelah sejumlah film layar lebar Doraemon justru belakangan ditayangkan oleh stasiun televisi lain.

Meski demikian, hingga ada penjelasan resmi, alasan pasti menghilangnya Doraemon dari televisi nasional masih menjadi tanda tanya bagi para penggemarnya. 


Topik

Peristiwa Doraemon televisi nasional film doraemon



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya