free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pemkot Malang Benahi Parkir Kayutangan, Parkir Motor Segera Dipusatkan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

02 - Jan - 2026, 17:53

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang kembali mengevaluasi sistem parkir di kawasan Kayutangan Heritage usai lonjakan kunjungan saat libur tahun baru. Hasilnya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menemukan sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi sebelum kebijakan parkir gratis diberlakukan.

Wahyu mengungkapkan, pengecekan dilakukan langsung pada malam pergantian tahun. Dari hasil tinjauan tersebut, masih ditemukan beberapa persoalan teknis, mulai dari sistem yang belum rapi hingga potensi kebocoran parkir.

Baca Juga : Sampah Tahun Baru Melonjak, DLH Kota Malang Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Sungai-Selokan

“Waktu tahun baru kita cek. Memang masih ada beberapa kekurangan. Masih ada yang ngambang, ada juga yang bocor. Jadi, saya minta, karena ini masih masa perbaikan, pihak ketiga segera menyelesaikan dulu,” ujar Wahyu.

Karena itu, rencana parkir gratis di kawasan Kayutangan Heritage belum langsung diterapkan. Pemkot Malang memberi waktu perbaikan hingga 7 Januari 2026. Setelah itu, parkir akan digratiskan selama satu pekan sebagai masa transisi.

“Nanti tanggal 7 setelah selesai, kita gratiskan selama satu minggu. Semua parkir sepeda motor wajib masuk ke dalam kantong parkir. Sementara di luar, sepanjang badan jalan hanya untuk roda empat,” ucap dia.

Wahyu menambahkan, kebijakan tersebut mendapat respons positif dari para pengendara motor. Saat berdialog langsung, banyak pengunjung mengaku merasa lebih aman dan nyaman karena parkir lebih tertata serta berada di bawah koordinasi Dinas Perhubungan Kota Malang.

“Mereka senang karena lebih terjamin, tidak terlalu jauh dari pusat keramaian Kayutangan, dan tempatnya tertata. Kalau parkir terbuka,kan sering ada rasa khawatir,” ungkapnya.

Terkait kendaraan besar, Wahyu memastikan area parkir Kayutangan hanya diperuntukkan bagi mobil pribadi berukuran kecil. Untuk bus wisata, skemanya akan menggunakan sistem drop off.

“Bus nanti cukup drop saja. Sementara ini bisa di kawasan Ade Irma Suryani, nanti kita pikirkan lokasi permanennya. Bisa juga di sekitar stadion, jaraknya tidak terlalu jauh,” katanya.

Baca Juga : Kuota Bantuan BPJS Naker Susut Jadi 500 Peserta, Pemkot Batu Pastikan Tak Hapus Penerima yang Terdaftar

Di sisi lain, Wahyu menilai keberadaan Trans Jatim menjadi solusi efektif untuk menekan kepadatan parkir dan kemacetan. Ia menyebut antusiasme masyarakat menggunakan transportasi publik tersebut sangat tinggi saat libur tahun baru.

“Trans Jatim kemarin sampai antre, ada yang dua sampai tiga kloter. Karena on time, masyarakat senang. Dari Hamid Rusdi sampai Batu hanya Rp5.000, mahasiswa Rp2.500,” ungkapnya.

Bahkan, banyak wisatawan luar kota memilih turun di stasiun lalu melanjutkan perjalanan keliling Malang menggunakan Trans Jatim menuju Kayutangan Heritage.

“Mereka bisa muter-muter Malang dengan lebih murah. Harapannya, ke depan semakin banyak yang meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, sehingga kemacetan di Kota Malang bisa dikurangi,” pungkas Wahyu.


Topik

Pemerintahan Kayutangan Heritage parkir Kayutangan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy