Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Telur Ikan Sapu-Sapu Bisa Jadi Bioplastik Elastis, Begini Hasil Eksperimennya

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

24 - May - 2026, 15:18

Placeholder
Hasil plastik ramah lingkungan dari telur ikan sapu-sapu. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Melimpahnya telur ikan sapu-sapu di sejumlah sungai Indonesia dimanfaatkan komunikator sains Andrea Novita untuk membuat bioplastik ramah lingkungan. Lewat eksperimen di laboratorium, Andrea mencoba mengolah telur ikan invasif tersebut menjadi lembaran plastik berbasis protein untuk mencari solusi ledakan populasi ikan sapu-sapu sekaligus mengurangi penggunaan plastik konvensional.

Dalam eksperimennya, Andrea mencoba mengolah telur ikan invasif tersebut menjadi lembaran menyerupai plastik berbasis protein. Eksperimen itu bermula dari keresahan terhadap populasi ikan sapu-sapu yang semakin tak terkendali di sejumlah sungai di Indonesia.

h

Telur ikan tersebut dinilai memiliki kandungan protein tinggi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar bioplastik. “Bayangin kalau berhasil, ini bisa jadi plastik ramah lingkungan,” kata Andrea.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Minggu Legi 24 Mei 2026: Rawan Mendapatkan Fitnah  

Andrea menjelaskan, proses awal dilakukan dengan menghancurkan telur ikan sapu-sapu menggunakan blender sebelum kandungan lemaknya dipisahkan memakai alkohol. Setelah melalui proses pengadukan dan sentrifugasi, endapan telur kemudian dikeringkan hingga menjadi bubuk protein.

“Protein di telur ikan sapu-sapu ini punya kemampuan membentuk film atau lapisan yang mirip plastik,” imbuh Andrea.

Bubuk protein tersebut lalu dicampur air dan diatur tingkat keasamannya agar protein bisa larut sempurna. Setelah kembali dipisahkan dari endapan pengotor, larutan dipanaskan dan dicampur gliserol sebelum dicetak menjadi lapisan tipis menyerupai plastik.

Namun, hasil awal percobaan belum sepenuhnya berhasil. Lapisan plastik dari protein telur ikan sapu-sapu murni masih tipis dan mudah robek sehingga sulit membentuk lembaran utuh.

“Kayaknya ini gagal. Ini memang membentuk lapisan kecil mirip plastik, tapi masih gampang robek dan belum menyatu,” ungkap Andrea.

Baca Juga : Cara Mengenali Orang Sukses dari Kebiasaan Mereka di Akhir Pekan, Ternyata Bukan Rebahan Seharian

Meski demikian, hasil berbeda muncul saat larutan protein telur ikan sapu-sapu dicampur dengan gelatin sapi. Material yang dihasilkan justru lebih elastis, kuat, dan tidak mudah sobek.

“Kalau dicampur gelatin hasilnya bagus banget, lebih kuat dan elastis. Sedangkan kalau gelatin saja, plastiknya lebih kaku,” jelasnya.

Andrea menilai telur ikan sapu-sapu memiliki potensi besar sebagai bahan baku bioplastik, meski proses ekstraksi protein dan pembentukan materialnya masih perlu dikembangkan lebih lanjut agar menghasilkan lapisan yang lebih kokoh dan stabil.

“Intinya telur ikan sapu-sapu ini punya potensi banget buat dijadiin bioplastik. Tinggal ekstraksi proteinnya mungkin perlu lebih optimum lagi,” tutup Andrea.


Topik

Serba Serbi Ikan sapu-sapu telur ikan sapu-sapu bioplastik eksperimen



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy