free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Menu Berbuka Puasa Aman bagi Lambung: Panduan Lengkap Agar Tidak Balas Dendam Saat Magrib

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

23 - Feb - 2026, 16:36

Placeholder
Ilustrasi berbuka puasa. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Waktu berbuka puasa memang jadi momen yang paling ditunggu. Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya ingin langsung menyantap semua yang ada di meja. Namun, kebiasaan “balas dendam” saat berbuka justru bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.

Makan terlalu banyak sekaligus, apalagi makanan berlemak dan pedas, bisa memicu gangguan pencernaan. Mulai dari perut kembung, mual, begah, hingga heartburn atau sensasi panas di dada. Karena itu, penting memilih makanan berbuka puasa yang aman untuk lambung dan tetap bernutrisi.

Baca Juga : Tunggu Relokasi Pedagang Rampung, APBN Sebesar Rp 14 M Siap Digelontor untuk Jalan Pasar Gadang

Lalu, apa saja makanan yang paling baik dikonsumsi setelah berpuasa berjam-jam? Berikut panduan lengkap memilih makanan berbuka puasa yang baik untuk tubuh.

1. Kembalikan Cairan Tubuh Terlebih Dahulu

Selama puasa, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat dan aktivitas harian. Maka, langkah pertama saat azan magrib adalah menghidrasi tubuh. Mengutip Everyday Health, setelah tubuh lama tidak mendapat asupan, cairan menjadi prioritas utama sebelum makanan padat masuk ke lambung.

Air putih tetap menjadi pilihan terbaik karena membantu tubuh menyerap cairan dengan cepat tanpa tambahan gula. Selain itu, susu rendah lemak, jus buah tanpa gula tambahan, atau smoothie juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.

Tips:

• Minum secara perlahan, jangan langsung dalam jumlah banyak.

• Hindari minuman bersoda atau terlalu manis karena bisa memicu perut kembung.

• Batasi minuman dingin berlebihan agar lambung tidak “kaget”.

2. Kurma dan Buah, Energi Cepat yang Mudah Dicerna

Kurma sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadan. Selain bernilai sunnah, buah ini memang ideal untuk berbuka.

Kurma kaya akan karbohidrat alami yang mudah diserap tubuh. Satu butir kurma Medjool tanpa biji mengandung sekitar 18 gram karbohidrat yang bisa langsung mengembalikan energi.

Selain itu, kurma juga mengandung:

• Serat untuk membantu pencernaan

• Kalium untuk menjaga keseimbangan elektrolit

• Magnesium dan antioksidan

Buah kering lain seperti aprikot kering dan kismis juga bisa menjadi pilihan. Namun perlu diingat, buah kering memiliki kadar gula alami yang cukup tinggi. Konsumsi secukupnya, sekitar 2–3 butir saja sudah cukup.

Alternatif lain:

• Pisang (mudah dicerna dan kaya kalium)

• Pepaya (membantu melancarkan pencernaan)

• Semangka (tinggi kandungan air)

3. Sup Hangat, Sahabat Lambung Kosong

Setelah cairan dan makanan ringan, Anda bisa melanjutkan dengan makanan hangat bertekstur lembut. Sup menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan.

Sup berbahan kacang-kacangan seperti lentil atau kacang merah mengandung protein dan serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Tambahan nasi, kentang, atau sedikit pasta dapat mengembalikan energi secara bertahap.

Keunggulan sup untuk berbuka:

• Mudah dicerna

• Tidak membebani lambung

• Membantu tubuh tetap terhidrasi

• Memberi rasa nyaman dan hangat

Hindari sup yang terlalu berminyak atau bersantan kental agar tidak memicu gangguan lambung.

4. Bolehkah Makan Daging Saat Berbuka?

Banyak orang bertanya, apakah aman langsung makan daging setelah puasa? Jawabannya boleh, tetapi dengan cara yang tepat. Tubuh tetap membutuhkan protein untuk memperbaiki jaringan dan menjaga kekuatan otot. Namun, sebaiknya pilih sumber protein yang lebih ringan seperti:

• Ikan

• Ayam tanpa kulit

• Tahu dan tempe

• Telur

Jika ingin makan daging merah, pilih bagian rendah lemak dan hindari cara memasak yang digoreng atau terlalu berminyak. Konsumsi dalam porsi kecil dan makan perlahan agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat.

5. Hindari Makanan Ini Saat Awal Berbuka

Agar lambung tetap aman, sebaiknya hindari makanan berikut saat awal berbuka:

• Gorengan berlebihan

• Makanan pedas ekstrem

• Makanan tinggi lemak

• Minuman bersoda

• Es berlebihan

Makanan tersebut bisa memicu asam lambung naik, perut kembung, hingga rasa tidak nyaman di dada.

6. Pola Makan Ideal Saat Berbuka

Agar tubuh tetap nyaman, cobalah pola berikut:

1. Minum air putih atau susu.

2. Konsumsi 2–3 butir kurma atau buah.

3. Salat magrib terlebih dahulu (memberi jeda alami).

4. Lanjutkan dengan makanan utama dalam porsi sedang.

5 Hindari makan terlalu cepat.

Memberi jeda antara makanan ringan dan makanan utama membantu tubuh beradaptasi secara alami.

Berbuka puasa bukan ajang melampiaskan rasa lapar. Justru inilah momen untuk melatih kendali diri. Makan secara bertahap, memilih makanan yang ramah lambung, dan tidak berlebihan adalah kunci menjaga kesehatan selama Ramadan.

Baca Juga : Kurma Harus Dicuci atau Bisa Langsung Dimakan? Ini Cara Konsumsi yang Benar

Dengan pola makan yang tepat, tubuh tetap bertenaga untuk menjalani ibadah malam seperti salat tarawih tanpa gangguan pencernaan.

Ingat, yang dibutuhkan tubuh setelah puasa panjang bukanlah makanan dalam jumlah besar, melainkan asupan yang tepat dan seimbang. Jadi, tak perlu balas dendam saat berbuka. Tubuh Anda akan berterima kasih karenanya.


Topik

Peristiwa tips sehat puasa menu buka puasa buka puasa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana