JATIMTIMES – Masyarakat Kota Batu kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra untuk lebih dari sekitar sepekan ke depan. Berdasarkan rilis resmi Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Kota Batu masuk dalam daftar wilayah di Jawa Timur yang berpotensi mengahadapi cuaca ekstrem pada periode 10 hingga 20 Februari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan membenarkan peringatan lanjutan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini hampir seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Batu, tengah berada pada puncak musim hujan. Kondisi ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia serta adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan Gelombang Rossby.
Baca Juga : Kata Adalah Senjata, Obituari untuk Mas Adi Sutarwijono
"Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan. Kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang," ungkap Taufiq Hermawan melalui keterangan tertulis yang diterima JatimTIMES, Rabu (11/2/3026).
Mengingat topografi Kota Batu yang didominasi oleh pegunungan dan tebing curam, BMKG memberikan peringatan khusus. Curah hujan yang tinggi dalam durasi lama berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir bandang, hingga pohon tumbang.
Selain itu, masyarakat yang sering beraktivitas di jalan raya juga diimbau mewaspadai jarak pandang yang berkurang drastis saat hujan lebat serta kondisi jalan yang licin.
"Wilayah dengan topografi curam atau bergunung diharapkan lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem. Selalu pantau kondisi cuaca terkini melalui citra radar cuaca sebagai langkah antisipasi dini," tambah Taufiq.
Baca Juga : Waspada Phishing Catur Nama Kelurahan Temas, Dua Warga Tertipu
BMKG Juanda mengimbau instansi terkait dan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui saluran resmi. Peringatan dini durasi 2-3 jam ke depan rutin dibagikan melalui website resmi maupun media sosial @infobmkgjuanda.
Selain itu, bagi warga Kota Batu yang tinggal di kawasan rawan seperti bantaran sungai atau lereng perbukitan, diharapkan segera mengambil langkah penyelamatan mandiri jika terjadi hujan lebat dengan durasi lebih dari satu jam guna menghindari potensi bencana yang tidak diinginkan.
