JATIMTIMES – Polresta Banyuwangi menggelar kegiatan ngopi bareng bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Forkopimda, serta insan pers dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026. Acara berlangsung hangat di Hotel Aston Banyuwangi, Senin (9/2/2026), sebagai wujud penguatan sinergi antara kepolisian dan media.
Peringatan HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” yang merefleksikan komitmen bersama untuk membangun kemitraan strategis demi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Sejak awal kegiatan, suasana akrab terasa ketika jajaran Polresta Banyuwangi duduk bersama pimpinan organisasi pers, pimpinan redaksi, serta wartawan dari berbagai platform media. Diskusi ringan namun substansial mengalir seputar peran pers di era digital dan kontribusinya dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Baca Juga : Lima Profesor Baru UB Dikukuhkan: Soroti Isu Kesehatan, Lingkungan, dan Data Modern Saat Orasi Ilmiah
Kegiatan ini dihadiri Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., didampingi Pejabat Utama Polresta Banyuwangi beserta sejumlah anggota. Turut hadir Sekretaris Dinas Kominfo Banyuwangi Rahmawati Setyoardini sebagai perwakilan Pemkab Banyuwangi, serta perwakilan dari Kodim 0825, Lanal, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Lapas Banyuwangi.
Dari kalangan pers, tampak Ketua PWI Banyuwangi Budi Wiriyanto, Ketua IJTI Samsul Arifin, Rumah Kebangsaan Hakim Said, serta pimpinan dan anggota berbagai organisasi media lainnya.
Kapolresta Banyuwangi yang diwakili Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh rekan-rekan media. Kami berharap pers di Banyuwangi terus menjadi pers yang sehat, yakni pers yang menyajikan informasi akurat, berimbang, edukatif, dan tidak provokatif,” ujar AKBP Teguh.
Ia menegaskan bahwa hubungan Polri dan media merupakan kemitraan yang saling menguatkan.
“Polri dan media adalah dua sisi mata uang. Kami membutuhkan media untuk menyampaikan informasi dan imbauan kamtibmas, sementara masyarakat membutuhkan informasi yang aktual,” tambah AKBP Teguh.
Baca Juga : Resahkan Petani Saat Musim Panen, Komplotan Pencuri 200 Kg Jeruk di Malang Akhirnya Tertangkap
Menurutnya, sinergi yang telah terjalin harus terus dirawat karena stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi serta kekuatan bangsa. Ia juga menekankan pentingnya peran media sebagai kontrol sosial dalam mengawal kinerja Polri.
“Kritik yang objektif dan berimbang menjadi pengingat agar Polri bisa berbuat lebih baik dan lebih profesional,” tegasnya.
Rangkaian peringatan HPN 2026 kemudian ditutup dengan ramah tamah, ngopi bersama, dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan antara Polresta Banyuwangi dan insan pers dalam menjaga Banyuwangi tetap aman, damai, dan kondusif.
