free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Panduan Keramas yang Benar Bagi Wanita, Yuk Disimak

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

11 - Aug - 2024, 06:32

Placeholder
Ilustrasi keramas. (Foto dari Kompas)

JATIMTIMES - Mencuci rambut atau keramas adalah kegiatan yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut dan menghilangkan seluruh kotoran yang menempel.

Banyak yang berpendapat bahwa keramas perlu dilakukan setiap hari. Namun ada juga yang berpendapat bahwa keramas bisa dilakukan seminggu sekali atau dengan frekuensi yang lebih sedikit.

Baca Juga : Minum 8 Jenis Teh ini Saat Malam Hari Agar Tidur Nyenyak Semalaman

Lantas, berapa kali mencuci rambut dalam seminggu agar rambut tetap sehat dan ter nutrisi?

Keramas Seminggu Berapa kali? 

Dilansir dari laman Hellosehat, kebutuhan keramas setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang baik-baik saja tidak keramas beberapa hari, tapi tidak sedikit juga yang rambutnya bau atau lepek saat tidak keramas satu hari. 

Walaupun demikian, rata-rata orang biasanya keramas setidaknya 2 – 3 hari sekali.

Aturan keramas berapa hari sekali juga biasanya ditentukan oleh beberapa faktor lainnya, seperti jenis rambut, kadar minyak di kepala, atau ketebalan rambut.

Faktor penentu keramas berapa hari sekali

Untuk hasil terbaik, kenali dahulu apa saja faktor yang menentukan seberapa sering Anda harus keramas di bawah ini.

1. Kadar Minyak Pada Kulit Kepala

Minyak merupakan alasan terbesar mengapa rambut dianggap karena bisa menyebabkan rambut lepek berminyak.

Namun, ada sejumlah faktor yang memengaruhi kadar minyak (sebum) yang dihasilkan oleh kulit kepala, seperti: 

- usia,

- faktor genetik, 

- jenis kelamin, dan 

- lingkungan. 

Sebagai contoh, anak dan lansia biasanya tidak memproduksi sebum sebanyak remaja atau orang dewasa antara usia 20-an hingga 30-an.

Meski Anda pernah memiliki kulit kepala berminyak, seiring bertambahnya usia, kulit kepala akan menjadi lebih kering. 

Selain itu, kebanyakan orang hanya menghasilkan minyak yang cukup untuk dibersihkan setiap beberapa hari sekali.

Jadi, Anda tidak perlu keramas setiap hari meski memiliki jenis kulit kepala berminyak. 

2. Jenis rambut

Salah satu faktor penentu aturan keramas berapa hari sekali yakni jenis rambut yang Anda miliki. 

Tekstur atau jenis rambut memengaruhi kecepatan sebum atau minyak pada rambut dan kulit kepala, menuju akar rambut.

Berikut ini seberapa kali sering keramas berdasarkan jenis rambutnya

- Rambut keriting dan bergelombang. Bila memiliki rambut keriting dan bergelombang, Anda dianjurkan mencuci rambut tiga hari sekali. Pasalnya, keramas lebih dari dua kali dalam seminggu bisa memicu kerontokan rambut.

- Rambut lurus. Rambut lurus perlu mencuci rambutnya sesering mungkin. Hal ini dikarenakan rambut lurus lebih mudah dilapisi oleh sebum sehingga lebih cepat berminyak

3. Jenis aktivitas yang dilakukan 

Baca Juga : Alasan dan Cara Agar Anak Mendapatkan Bantuan PIP Selama Menempuh Pendidikan

Keringat yang dihasilkan setelah menjalani aktivitas berat menjadi faktor besar berapa hari sekali keramas.

Menurut ahli dermatologi, Shilpi Khetarpal MD pada Cleveland Clinic, Anda tidak perlu keramas setiap hari meski sering berolahraga. 

Frekuensi membersihkan rambut tetap perlu disesuaikan dengan jenis rambut, tekstur, dan jumlah produksi minyak harian. 

Bila rambut cepat lepek dan kotor, sebaiknya cuci rambut setelah olahraga, setiap menggunakan topi, atau sehabis pakai helm dalam waktu lama. 

4. Ketebalan rambut

Selain jenisnya, setiap orang memiliki ketebalan rambut yang berbeda, mulai dari tipis dan sangat halus hingga sangat tebal. 

Sebagai contoh, orang yang suka olahraga atau tinggal di tempat lembap dianjurkan untuk lebih sering keramas. Kulit kepala mereka lebih rentan menghasilkan lebih banyak minyak.

Itu sebabnya, mereka perlu mengurangi minyak dengan keramas setidaknya dua kali sehari untuk mencegah rambut tampak lepek berminyak.

Bila Anda termasuk pemilik rambut yang tipis atau tebal, cobalah untuk keramas beberapa hari sekali agar rambut tidak terlalu kering. 

5. Cara menata rambut

Di era modern seperti ini, banyak orang, terutama wanita, yang mencoba berbagai gaya rambut baru dengan sejumlah produk, seperti:

- mewarnai rambut, 

- meluruskan rambut, hingga

- membuat rambut keriting. 

Bila Anda sering melakukan penataan rambut, sangat direkomendasikan untuk tidak terlalu sering keramas. Hal ini dikarenakan rambut yang terpapar panas dari alat atau bahan kimia lebih mudah kering. 

Dampak Terlalu Sering Mencuci Rambut

Terlalu sering mencuci rambut akan berdampak buruk pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Salah satunya seperti:

- rambut kering dan rapuh, 

- kerusakan pada rambut, serta

- kulit kepala kering dan terasa gatal. 

Jika hal ini terjadi, Anda mungkin lebih berisiko terhadap kerontokan rambut. 

Di sisi lain, tidak mencuci rambut sesuai kebutuhan bisa menyebabkan masalah ketombe dan dermatitis seboroik pada beberapa kasus. 

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikuti panduan keramas diatas untuk menghindari permasalahan rambut dan kulit kepala yang tidak diinginkan. 


Topik

Serba Serbi keramas berapa kali



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jombang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri