JATIMTIMES - Salah satu kendala menanam durian adalah serangan hama yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas. Oleh karenanya, petani durian perlu melakukan pengendalian hama. Jika tidak dikendalikan dengan tepat, hama bisa menyebabkan tanaman hingga buah rusak.
Melansir akun TikTok @inikebon, tampak beberapa orang petani mengidentifikasi hama pada durian yang selama setahun terakhir ini ramai dibahas. Para petani-petani tersebut rupanya sedang berada dalam forum Seminar Petani Durian Karisidenan Banyumas, yang digelar di Wanareja, Cilacap, Jateng.
Baca Juga : Tiga Tahun Malang Makmur, Pemkab Malang Fokus Pembangunan Terintegrasi Berkelanjutan
Menurut salah satu pembicara dalam seminar tersebut, telah ditemukan hama yang baru dilihat dalam setahun terakhir. Kata pria tersebut, hama pada durian seringkali berupa ulat, namun hama baru ini jenisnya beda.
"(Hama) Menyerang satu bijinya, bentuknya kecil, sembunyi di biji, lalu keluar. Tapi kalau buah yang besar, baru ada ulatnya, menyerang sampai ke dalam," katanya.
"Tapi (hama jenis baru) ini yang ditemukan (bukan ulat) namun serangga. Dia membuat lubang," imbuhnya.
Menurut pria narasumber dalam video tersebut, sempat berpikir bahwa hama yang baru-baru ini merusak durian berbentuk belatung, namun ternyata bukan. Ia sendiri belum menemukan bentuk hama yang melubangi durian lantas memakan dalamnya sampai habis.
"Ini masih dipelajari, memang kemarin di kamera sudah ketemu 2 serangga yang mencurigakan. Seperti kumbang pemakan kelapa muda. Hampir mirip serangga seperti itu. Ini yg lagi kita cermati. Dan mudah-mudahan tim segera bisa menangkap tersangkanya sehingga bisa antisipasi," jelasnya.
Baca Juga : Kunjungan ke Museum Singhasari Meningkat, Lebih Ramai Dibandingkan sebelum PandemiĀ
Dalam momen itu, para petani durian juga bersama-sama menyaksikan hasil panen durian yang terkena hama (belum teridentifikasi). Tampak saat dipotong kulitnya, bagian dalam Durian berwarna hitam. Terlihat juga bagian dalam buah Durian seperti bolong. Tak hanya daging, namun biji Durian juga ludes.
Anehnya di dalam buah terserang hama itu juga tidak ada ulatnya. Hanya bagian dalam buah berwarna hitam. Tak hanya itu, sebagian buah yang tak dibolong olwh hama juga busuk, berwarna kecokelatan. Sementara di bagian belakang buah, yang tak terkena bolong hama, masih berupa durian tua namun sudah terkontaminasi warna hitam. "Hama ini menyerangnya tidak dari kecil, namun saat durian menuju tua. Serangga ini makan dagingnya," ujar pria tersebut.
"Kemarin saya menemukan durian yang masih fresh. Itu gigitannya seperti gigitan jangkrik atau belalang. Jadi berpori-pori. Giginya gede. Ini kasus baru dan belum terpecahkan," pungkas pria tersebut.
