Fenomena Gerhana Bulan Total Merah Bertepatan Hari Raya Waisak Bisa Disaksikan Mulai Pukul 18.09 WIB | Jombang TIMES

Fenomena Gerhana Bulan Total Merah Bertepatan Hari Raya Waisak Bisa Disaksikan Mulai Pukul 18.09 WIB

May 26, 2021 15:44
Gerhana bulan total (Foto: BMKG)
Gerhana bulan total (Foto: BMKG)

INDONESIATIMES - Peristiwa gerhana bulan total (GBT) yang juga disebut bulan merah super (super blood moon) akan terjadi pada malam ini Rabu (26/5/2021). GBT kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak dan merupakan fenomena langka.

Hal tersebut dikatakan oleh peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) M. Zamzam N. melalui live instagram @pussainsa_lapan bertajuk Mengulas Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021.

Baca Juga : Malam Ini Gerhana Bulan Total, Berikut Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan

"Ini termasuk langka karena gerhana bulan total berwarna merah baru bisa terjadi berapa puluh tahun lagi," ujar Zamzam. 

Apalagi gerhana bulan total yang terjadi hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2565."Yang bertepatan dengan Waisak ini juga (langka). Mungkin ratusan tahun lagi baru bisa terjadi super blood moon (bulan super merah) yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak," papar Zamzam. 

Untuk diketahui, fenomena yang akan terjadi malam ini bukanlah gerhana total biasa. Pada prosesnya, saat bulan berada di umbra Bumi ketika puncak gerhana bulan total terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah yang terkenal dengan istilah blood moon. 

Kemudian, karena posisi bulan pada malam ini ada di posisi terdekat dengan Bumi (Perigee), maka bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa sehingga disebut dengan super moon. Oleh sebab itu, GBT malam ini juga dengan super blood moon (bulan merah super) karena terjadi saat bulan di jarak terdekat dengan Bumi (Perigee).

Berbeda halnya dengan gerhana bulan total biasa, Bulan Merah Super, berdasarkan catatan Lapan, memang pernah terjadi di hari yang sama atau bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak. Fenomena yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak seperti terjadi pada hari ini sudah pernah terjadi pada 16 Mei 2003 silam. 

Baca Juga : Viral Video Saling Serang 2 Kelompok di Kota Malang, Camat Lowokwaru: Sekarang Sudah Normal

Dijelankan oleh peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Nasional Lapan Andi Pangerang Hasanuddin, umumnya fenomena bulan merah super yang terjadi bertepatan dengan Waisak ini berulang setiap 195 tahun.

"Super vesak blood moon atau bulan Waisak merah super, ketika bulan merah super bertepatan dengan Waisak ada 2 siklus saros yang berulang kembali setiap 195 tahun sekali," kata Andi. 

Sebagai informasi, siklus saros merupakan siklus gerhana yang terjadi sekitar 6585,3213 hari atau sekitar 18 tahun 11 hari, yang dapat digunakan untuk memprediksi gerhana bulan maupun gerhana matahari.

Topik
super blood moon Gerhana Bulan Total peringatan Waisak

Berita Lainnya