Bupati Jombang Pastikan Pembelajaran Tatap Muka sesuai Protokol Kesehatan | Jombang TIMES

Bupati Jombang Pastikan Pembelajaran Tatap Muka sesuai Protokol Kesehatan

Apr 06, 2021 12:36
Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama Forkopimda Jombang saat meninjau siswa di kelas. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama Forkopimda Jombang saat meninjau siswa di kelas. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES - Pembelajaran tatap muka seluruh sekolah di Jombang mulai dilakukan. Dalam hal itu, Pemerintah Kabupaten Jombang telah memastikan seluruh pengawasan protokol kesehatan (prokes)  siap untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19.

Untuk memastikan pengawasan protokol kesehatan di lingkungan sekolah, Bupati Jombang Mundjidah Wahab turun langsung untuk meninjaunya. Ia bersama Forkopimda Jombang meninjau ke sejumlah sekolah di Kota Santri. Salah satunya SMAN 3 Jombang, Jalan dr Sutomo.

Baca Juga : Cegah Kluster Covid-19 di Sekolah, Bupati Rini Launching Satgas Cilik

Di sekolah ini, Mundjidah mengecek sejumlah perangkat protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, alat ukur suhu dan kesiapan satgas covid-19 sekolah. Bupati juga menyempatkan berbincang dengan para siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka di ruang kelas.

Dikatakan Mundjidah, pembelajaran tatap muka dimulai pada hari ini, Selasa (06/04). Hanya 80 persen sekolah yang diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka. Itu karena 20 persen sekolah lainnya belum melakukan vaksinasi covid-19 terhadap para tenaga pendidiknya. 

"Sebanyak 80 persen sekolah hari ini mulai pembelajaran tatap muka. Yang 20 persen gurunya belum divaksin. Kalau sudah divaksin, baru boleh melakukan tatap muka," ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Pembelajaran tatap muka ini juga telah mendapat persetujuan dari 98 persen wali murid di Kota Santri. Selain itu, pertimbangan penyebaran covid-19 yang ada di Kabupaten Jombang juga mendorong pemerintah daerah menggelar pembelajaran tatap muka.

"Pertimbangan kita adalah Jombang sudah masuk dalam zona kuning. Maka kita berani melakukan pembelajaran tatap muka bagi seluruh sekolah, SD, SMP, SMA dan SMK serta madrasah," kata Mundjidah.

Dikatakan Mundjidah, para siswa akan dibagi dua shift. Yakni masing-masing shift akan diikuti oleh 50 persen dari total siswa di sekolah. Itu bertujuan untuk menghindari kerumunan di lingkungan sekolah.

Baca Juga : Inilah Peninggalan Nabi-Nabi yang Bisa Diselamatkan, Mulai Era Nuh hingga Muhammad

Pada pembelajaran tatap muka itu, lanjut Mundjidah, akan diawasi oleh satgas covid-19 yang dibentuk oleh masing-masing sekolah. Siswa yang masuk wajib mengenakan masker dan mengikuti aturan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Seluruh sekolah menyiapkan protokol kesehatan. Siswa yang masuk dicatat dan diperiksa suhu tubuh. Jika ada yang suhunya tinggi, langsung masuk UKS. Siswa juga diminta bawa makan minum sendiri," pungkasnya.

 

Topik
sekolah di jombang Bupati Jombang Sekolah Tatap Muka Protokol Kesehatan

Berita Lainnya