Sebulan Buron, Penjambret Guru di Jombang Diringkus Polisi | Jombang TIMES

Sebulan Buron, Penjambret Guru di Jombang Diringkus Polisi

Jan 18, 2021 19:37
Barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku penjambretan. (Istimewa)
Barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku penjambretan. (Istimewa)

JOMBANGTIMES - Polisi menangkap seorang jambret yang merampas dompet berisi uang dan handphone milik seorang guru di Jombang. Pelaku menjadi buruan polisi sejak sebulan lalu.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Christian Kosasih mengungkapkan, pelaku adalah Ahmad Ashari (34) warga Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek. Pelaku diringkus pada Minggu (17/1/2021) malam. 

Baca Juga : Eksekutor Kejari Malang Bekuk Buron Terpidana Asusila

"Pelaku spesialis jambret. Dia sempat buron selama hampir sebulan," terangnya kepada JatimTIMES, Senin (18/1/2021).

Diungkapkan Christian, aksi kejahatan pelaku ini dilakukan pada 18 Desember 2020 lalu. Sri Rahayu Ningsih (39) warga Desa Bendet, Kecamatan Diwek menjadi korbannya. Saat itu, Sri sedang mengendarai sepeda motornya di jalan Desa Bendet pada siang hari. Lalu datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor honda beat bernopol S 5196 OAB dengan memepet korban. Sejurus kemudian, pelaku mengambil dompet korban yang disimpan dalam dasbor motornya.

"Modus pelaku ini, jadi dia datang dari arah belakang kemudian memepet korbannya. Setelah itu mengambil dompet korban yang berisi uang dan handphone yang disimpan di dasbor. Setelah itu pelaku kemudian melarikan diri," ungkapnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pelaku ke kepolisian. Berdasarkan keterangan dan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku. Hingga akhirnya polisi meringkus pelaku pada Minggu (17/1) malam, berdasarkan ciri-ciri pelaku.

"Kita lihat dia langsung kita tangkap di lokasi tanpa perlawanan berarti. Kita amankan di Jalan Raya Cukir," ujar Christian.

Baca Juga : Polisi Dalami Motif Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum PNS di Sumenep

Aksi penjambretan tersebut juga diakui oleh pelaku saat diinterogasi petugas. Ia mengaku telah dua kali melancarkan aksinya. Saat ini, Ashari telah meringkuk di tahanan Polres Jombang.

"Mengakunya sudah dua kali, seluruhnya di kecamatan Diwek. Tapi kami masih kejar terus kemungkinan TKP lainnya. Pelaku kita jerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian," pungkasnya.

 

Topik
Jambret jambret jombang Berita Kriminal Jombang Polres Jombang

Berita Lainnya