Kantor Kejaksaan Negeri Jombang. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)
Kantor Kejaksaan Negeri Jombang. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)

Empat tahanan Kejaksaan Negeri Jombang dikabarkan terinfeksi covid-19. Saat ini, empat tahanan berjenis kelamin pria itu berada di ruang isolasi RSUD Jombang.

Empat tahanan Kejari Jombang terinfeksi covid-19 ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran. Ia mengatakan, pihak rumah sakit yang dipimpinnya itu mendapatkan permintaan tes swab terhadap 7 tahanan dari Kejari Jombang, Kamis (30/7) sore.

Baca Juga : Dua Hari 78 Orang Sembuh, 231 Pasien Covid-19 di Kota Malang Masih Jalani Perawatan

Ke tujuh tahanan tersebut diminta menjalani tes swab karena hasil rapid test yang sudah dijalani menunjukkan reaktif. Dari tujuh tahanan yang dilakukan tes swab di RSUD Jombang, empat di antaranya dinyatakan positif covid-19.

"Jadi kemarin (30/7) sore, Kasipidum Kejaksaan Negeri Jombang koordinasi dengan kita untuk melakukan pemeriksaan dari tujuh tahanan yang hasil rapid-nya reaktif. Karena dengan pertimbangan kekhawatiran penyebaran kasus, maka kita lakukan pemeriksaan malam itu juga dan hasilnya empat di antaranya positif (covid-19, red)," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (31/7).

Dikatakan Pudji, empat tahanan Kejari Jombang ini tidak memiliki gejala klinis. Hanya saja, seluruhnya diminta menjalani isolasi di RSUD Jombang untuk mencegah terjadinya penularan di ruang tahanan.

"Kondisi empat-empatnya bagus. Saat ini kita rawat di ruang isolasi RSUD Jombang," kata Pudji.

Hingga berita ini ditulis, Kasi Pidum Kejari Jombang Tedhy Widodo membenarkan bahwa empat tahanannya terinfeksi covid-19. Mereka merupakan tahanan yang masih menjalani proses persidangan.

Baca Juga : Update Covid-19 Kota Batu: Bumiaji Hijau, Junrejo Kuning, Kecamatan Batu Masih Orange

"Iya benar. Tahanan ini merupakan tahanan yang masih proses sidang," terangnya. 

Tedhy mengatakan, saat ini ke-empat tahanan itu sudah dirawat di ruang isolasi RSUD Jombang. "Setelah hasil swab keluar positif, kita langsung ambil upaya melakukan isolasi kepada mereka," pungkasnya.(*)