Israel Serang Ibu Kota Yaman, 8 Orang Tewas dan 142 Luka-Luka
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
26 - Sep - 2025, 07:34
JATIMTIMES - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan balasan udara ke ibu kota Yaman, Sanaa. Serangan ini menewaskan sedikitnya 8 orang dan melukai 142 lainnya.
Menurut laporan AFP Jumat (26/9/2025), pasukan Israel menargetkan beberapa lokasi yang diduga terkait dengan kelompok Houthi. Ledakan besar terdengar di beberapa titik, sementara kepulan asap hitam terlihat membumbung dari langit Sanaa.
Baca Juga : Netanyahu Kecam Pengakuan Negara Palestina, Siap Bertemu Trump dan Berpidato di PBB
Juru bicara Kementerian Kesehatan Houthi, Anees Alasbahi, menyatakan melalui unggahan di X bahwa jumlah korban terus bertambah. “Jumlah korban meningkat menjadi delapan martir dan 142 luka-luka,” tulisnya.
Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan. Sementara itu, saluran televisi Al-Masirah milik Houthi melaporkan bahwa salah satu fasilitas pemasyarakatan intelijen menjadi target utama serangan.
"Menargetkan salah satu fasilitas pemasyarakatan dinas (keamanan dan intelijen), yang menampung sejumlah tahanan," tambahnya.
Selain fasilitas tersebut, Al-Masirah juga menyebutkan sebuah pembangkit listrik dan dua kawasan permukiman ikut terdampak. Foto-foto yang beredar menunjukkan bangunan hancur, jalanan dipenuhi puing beton, serta warga yang berada di atap bangunan yang rusak berat.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas aksi Houthi yang menyerang wilayah Israel. Dalam pernyataannya di X, Katz mengatakan, “Israel telah memberikan pukulan telak kepada sejumlah target teror organisasi Houthi di Sanaa.”
Serangan udara ini diperkirakan bukan yang terakhir, karena Israel telah memperingatkan akan adanya operasi lanjutan jika Houthi kembali melancarkan serangan.
Latar Belakang: Serangan Drone ke Eilat
Serangan Israel terjadi hanya dua hari setelah sebuah drone yang diluncurkan dari Yaman menghantam resor wisata di Eilat, kota pelabuhan di selatan Israel. Insiden tersebut terjadi pada Rabu (24/9/2025), bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Yahudi (Rosh Hashanah).
Baca Juga : Komplotan Maling Diduga Sindakat Lama Gasak Rp 10 Juta di Motor Warga Malang, Polisi Tangkap Pelaku
Akibat serangan drone itu, 22 orang terluka, termasuk dua pria berusia 26 dan 60 tahun yang mengalami luka serius akibat pecahan peluru. Magen David Adom, layanan medis darurat Israel, menyatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa drone tersebut jatuh di kawasan Eilat setelah sistem pertahanan udara gagal mencegatnya. Ini merupakan serangan kedua yang dilancarkan Houthi dalam beberapa hari terakhir.
Situasi Memanas
Serangan balasan Israel ke Yaman memperburuk eskalasi konflik regional. Israel menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap serangan Houthi, sementara kelompok Houthi berkomitmen melanjutkan aksi perlawanan mereka.
Dengan situasi yang semakin panas, komunitas internasional diperkirakan akan menaruh perhatian lebih pada perkembangan konflik yang berpotensi meluas ini.
