Dosen UNITRI Dampingi Peternak Ayam Petelur di Malang, Lahirkan Peternak Mandiri dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

17 - Jul - 2026, 03:22

Foto bersama tim Dosen Unitri bersama peternak ayam petelur di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2026. Kali ini, tim dosen Program Studi Peternakan mendampingi peternak ayam petelur di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, guna meningkatkan kemampuan budidaya sekaligus mendorong lahirnya peternak mandiri.

Program bertajuk "PKM Peternak Ayam Mandiri di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang" tersebut didukung melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNITRI Tahun 2026. Kegiatan difokuskan pada penguatan usaha ayam petelur skala rumah tangga melalui pendampingan teknis, transfer pengetahuan, hingga penguatan tata kelola usaha peternakan.

Foto bersama tim Dosen Unitri bersama peternak ayam petelur di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. (Foto: istimewa)

Foto bersama tim Dosen Unitri bersama peternak ayam petelur di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. (Foto: istimewa) 

Baca Juga : Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Kasus Korupsi dan TPPU

Tim PKM dipimpin oleh Dr. Ir. Eko Marhaeniyanto, MP bersama Mohamad Nurul, S.Pt., M.Si., M.Pt., Ir. Sri Susanti, MP, serta Muhammad Anugrah Ramadhan, S.Pt., M.Pt.

Selama pelaksanaan program, tim memberikan pendampingan langsung kepada peternak mengenai berbagai aspek budidaya ayam petelur. Materi yang diberikan meliputi manajemen pemeliharaan, penerapan biosekuriti, pengelolaan pakan, penanganan kesehatan ternak, hingga strategi meningkatkan produktivitas dan kualitas telur.

Pendampingan dilakukan langsung di lokasi peternakan agar solusi yang diberikan sesuai dengan kondisi riil yang dihadapi para peternak.

Ketua Tim PKM, Dr. Ir. Eko Marhaeniyanto, MP, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

"Kami berharap titipan dan amanah dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Program ini bukan hanya sebatas kegiatan pengabdian, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mendorong lahirnya peternak-peternak ayam petelur skala rumah tangga yang mandiri," papar Dr. Eko.

"Kami berharap semakin banyak warga yang termotivasi untuk mengembangkan usaha ini sehingga kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi melalui konsumsi telur yang dihasilkan sendiri. Di sisi lain, hasil produksi telur juga diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. 

Baca Juga : MIN 1 Kota Malang Jadikan Matamuda Instrumen Awal Menanamkan Karakter, Bukan Sekadar Masa Orientasi

Desa Jedong dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PKM karena dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha ayam petelur. Melalui pembinaan tersebut, para peternak diharapkan mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih baik, meningkatkan efisiensi produksi, sekaligus mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Keberhasilan peternak yang menjadi mitra program juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar sehingga semakin banyak warga yang tertarik memulai usaha peternakan ayam petelur skala rumah tangga.

Selain mendukung peningkatan produktivitas peternakan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Produksi telur yang dihasilkan tidak hanya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga, tetapi juga memberikan tambahan pemasukan melalui penjualan hasil panen.

LPPM UNITRI menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan. Pendampingan berkelanjutan juga diharapkan mampu melahirkan peternak yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu mengembangkan usaha secara berkesinambungan.

Melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, Universitas Tribhuwana Tunggadewi menegaskan komitmennya menghadirkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif bagi masyarakat. Sinergi antara akademisi dan peternak diharapkan mampu mendukung pembangunan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang.