Harga Cabai Rawit Tembus Rp 85 Ribu, Wali Kota Malang Percepat Pembukaan Warung Tekan Inflasi
Reporter
Riski Wijaya
Editor
A Yahya
26 - May - 2026, 06:40
JATIMTIMES - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kota Malang terus merangkak naik. Menyikapi kondisi itu, Wali Kota Wahyu Hidayat meminta percepatan pembukaan Warung Tekan Inflasi (WTI) sebagai langkah intervensi pasar menjelang Iduladha.
Wahyu mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di beberapa pasar, harga cabai rawit saat ini sudah berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram. Bahkan, harga tersebut melampaui Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp57 ribu per kilogram.
Baca Juga : Menuju Kota Masa Depan, Pemkot Blitar Mulai Susun Roadmap City Branding Baru
“Di Pasar Oro-Oro Dowo harganya Rp 85 ribu per kilogram, sedangkan di Pasar Tawangmangu dan Bunulrejo sekitar Rp70 ribu per kilogram. Paling tidak WTI untuk cabai bisa dibuka saat Idul Adha dan sehari setelahnya,” ujar Wahyu, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, pembukaan WTI saat ini masih dipersiapkan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang. Namun, ia meminta proses tersebut dipercepat agar intervensi harga tidak terlambat dilakukan.
“Karena mulai kemarin memang naik terus. Dari hasil rakor inflasi bersama Menteri Dalam Negeri juga disebutkan harga cabai saat ini memang sedikit tidak terkendali,” katanya.
Wahyu menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit dipicu faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen di sejumlah daerah sentra produksi, seperti Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Kondisi tersebut menyebabkan stok cabai di pasaran menurun.
“Saat ini kami kekurangan stok karena belum banyak daerah penghasil yang panen. Maka nanti kami lakukan kerja sama antar daerah untuk mencari pasokan cabai yang akan dipasarkan melalui WTI,” jelasnya.
Baca Juga : Gandeng DKPP, BRIDA Surabaya Kembangkan Sistem Silvofishery di Kawasan Pesisir
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, rata-rata harga cabai rawit di Kota Malang kini berada di kisaran Rp67 ribu per kilogram.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Bunulrejo, Nasir, menyebut harga cabai rawit sebenarnya sudah mulai turun dibanding tiga hari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp100 ribu per kilogram.
Meski demikian, tingginya harga cabai disebut tetap berdampak pada daya beli masyarakat. Kondisi itu juga berpengaruh terhadap omzet pedagang karena pembeli mulai mengurangi jumlah belanja. “Penyebabnya karena pasokan cabainya memang tidak ada. Semoga bisa cepat tertangani,” ujar Nasir.
