Konser Slank di Malang Diwarnai Aksi Copet, Polisi Terima 14 Laporan
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
20 - Apr - 2026, 05:43
JATIMTIMES - Suasana meriah konser Slank di Lapangan Rampal, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (19/4/2026) malam, berubah jadi keluhan bagi sejumlah penonton. Di tengah padatnya kerumunan, aksi pencopetan marak terjadi dan menyasar barang berharga milik pengunjung.
Tercatat hingga Senin (20/4/2026) siang, Polresta Malang Kota mendapati sedikitnya 14 laporan kehilangan, rata-rata telepon genggam (HP). Polisi pun langsung bergerak menindaklanjuti laporan tersebut untuk mengungkap pelaku yang diduga beraksi secara berkelompok.
Baca Juga : Bikin Resah Warga, Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Hutan Jati Jombang
Kasi Humas Polresta Malang Kota Lukman Sobikhin mengakui banyaknya korban dalam peristiwa tersebut. Kondisi konser yang dipadati penonton dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Benar, cukup banyak penonton yang menjadi korban. Sampai saat ini sudah ada 14 laporan kehilangan HP yang kami terima,” kata Lukman, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian membuka peluang bagi korban lain yang belum melapor agar segera datang ke kantor polisi. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat proses penyelidikan.
“Kami mengimbau korban lain segera melapor. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti untuk mengungkap pelakunya,” tegasnya.
Seorang teman korban, Andi, menceritakan bahwa rekannya, Dewi, kehilangan ponsel saat sedang menikmati penampilan di tengah kerumunan. Saat itu, situasi konser sedang ramai dengan penonton yang berjoget dan berdesakan.
“Waktu itu kami lagi seru-serunya nonton. Teman saya simpan HP di saku, terus tiba-tiba hilang saat kondisi lagi ramai,” kata Andi.
Ia menduga pelaku sudah mengincar korban sejak awal. Pelaku disebut bergerak cepat dengan memanfaatkan momen ketika penonton lengah.
Baca Juga : Mayat Pria Bersepatu Ditemukan Membusuk di Kebun Jagung Jombang
“Awalnya pelaku ada di samping, lalu pindah ke belakang. Pas semua lagi joget, langsung diambil HP-nya,” lanjutnya.
Upaya mengejar pelaku sempat dilakukan, namun hasilnya nihil karena pelaku dengan mudah menyelinap di antara kerumunan penonton yang padat. Dari laporan di lokasi, Andi juga mengetahui bahwa kejadian serupa dialami banyak orang.
“Kami sempat lapor ke petugas, ternyata banyak juga yang kehilangan HP. Sepertinya mereka memang beraksi tidak sendirian,” ucap Andi.
Sedangkan pada unggahan video yang beredar di media sosial, seorang korban membagikan momentum saat terduga pelaku beraksi. Bahkan tanpak jelas wajah terduga pelaku di tengah kerumunan tersebut.
