Dua Bocah di Kepanjen Malang Tewas Tenggelam di Sungai

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

14 - Feb - 2025, 08:30

Para warga saat mengevakuasi jenazah para korban yang merupakan kakak dan adik yang dikabarkan tewas usai tenggelam pada sebuah sungai di Kecamatan Kepanjen pada Jumat (14/2/2025). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Dua bocah kakak dan adik tewas tenggelam di sungai pada Jumat (14/2/2025) sore. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun JatimTIMES, kejadian nahas yang dialami dua bocah itu saat bermain di sungai yang mengalir di Tamanayu, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kabar duka tersebut turut disampaikan Kepala Desa Jatirejoyoso Didit Mulyo Santoso, ketika dikonfirmasi JatimTIMES di sela penanganan jenazah para korban usai berhasil dievakuasi, Jumat (14/2/2025) petang. "Saat ini jenazah sudah dibawa pulang," ungkapnya.

Baca Juga : Momen Bersejarah 14 Februari: Jejak Heroik Pemberontakan PETA Blitar dan Supriyadi Melawan Penjajahan Jepang

Sampai dengan saat ini, belum terkonfirmasi identitas para korban. Termasuk apakah para korban memang merupakan kakak dan adik kandung. Sebab, beberapa sumber juga menyebut jika kedua korban merupakan kakak dan adik sepupu.

Meski belum terkonfirmasi secara resmi, namun dikabarkan masing-masing korban masih berusia anak-anak. Yakni laki-laki dan perempuan. "Informasinya anak kecil, sekitar umur 7 tahun sama 5 tahun," ujar Didit.

Belakang diketahui, disampaikan Didit, sungai yang menjadi lokasi para korban tewas tenggelam tersebut memang rawan kejadian musibah serupa. "Sungainya itu ikut Sonosari kalau tidak salah, itu sungai yang melintang di Tamanayu. Di situ kejadiannya, ya memang agak rawan sungainya," tuturnya.

Baca Juga : Sebuah Motor Terbakar Usai Terjatuh Akibat Jalan Berlubang di Pantura Situbondo

Sampai dengan berita ini disusun, pihak terkait termasuk kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan. Pihak berwajib masih mendalami terkait kronologi maupun penyebab awal para korban bisa hanyut tenggelam. "Informasinya (saat kejadian) orang tuanya sedang masak, karena di rumahnya sedang ada acara," pungkas Didit.