Kali Gunting Meluap, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Terputus
Reporter
Adi Rosul
Editor
Yunan Helmy
20 - Mar - 2019, 10:28
Jembatan penghubung dua kecamatan di Jombang terputus akibat terjangan luapan air Kali Gunting, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. Akibatnya, warga harus memutar sejauh satu kilometer untuk menyeberangi sungai.
Jembatan terputus ini merupakan penghubung antara Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, di sisi timur dengan Desa Pulo, Kecamatan Sumobito di sisi barat.
Kerusakan terlihat di sisi fondasi jembatan sebelah barat. Tepatnya di Desa Pulo, Kecamatan Sumobito.
Menurut keterangan warga setempat, patahnya jembatan terjadi pada Selasa (19/3) sekitar pukul 24.00 WIB. Kondisi hujan yang terjadi sejak sore hingga malam hari mengakibatkan debit air sungai meluap dan membawa sampah hingga nyangkut ke fondasi jembatan. "Fondasinya hancur karena tergerus air itu," ujar Nur Salim (57) saat diwawancarai di Jembatan Desa Pulo.
Akibat patahnya jembatan yang dibangun tahun 1971 itu, Salim mengatakan, sejumlah warga di Desa Pulo harus memutar sejauh 1 kilometer untuk mencapai di Desa Karobelah. Terutama untuk anak-anak sekolah.
"Ada jembatan baru di sana (Desa Karobelah), harus memutar satu kilometer. Anak-anak sekolah juga memutar," tandasnya.
Untuk diketahui, di Desa Karobelah terdapat dua instansi pendidikan. Yakni SDN 1 Karobelah dan MI Ainul Ulum.
Sementara, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang Gunadi mengatakan, selain debit air Kali Gunting yang tinggi, faktor umur jembatan juga memengaruhi rusak jembatan tersebut.
"Saya melihat kondisi sejarahnya itu 1971. Bangunan ini sudah lama sebetulnya. Sehingga yang lama ini semestinya diganti. Sehingga waktu banjir tergerus menjadikan jembatan ini ambles," terang gunadi saat dikonfirmasi di kantornya, Jl KH Wahid Hasyim, Kecamatan Jombang.
Menurut Gunadi, jembatan yang terputus tersebut merupakan wewenang BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Pihak BPBD akan segera berkoordinasi dengan tim teknis dari Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan ruang) Kabupaten Jombang agar jembatan bisa difungsikan kembali. "Ini harus bisa difungsikan kembali agar masyarakat dan anak-anak sekolah tidak memutar," pungkasnya.
